BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Adapun semua media pembelajaran yang
digunakan oleh pendidik memerlukan penilaian terlebih dahulu sebelum digunakan
lebih luas. Penilaian (evaluasi) dimaksudkan untuk mengetahui apakah media yang
kan digunakan tersebut dapat mencapai tujuan pendidikan atau tidak. Hal ini
penting untuk diingat dan dilakukan oleh setiap tenaga pendidiak karena banyak
orang beranggapan sekali membuat media maka akan dapat digunakan dan 100%
ditanggung baik. Anggapan ini sendiri tidaklah keliru karena sebagai
pengembangan media secara tidak langsung telah menurunkan hipotesis bahwa media
pembelajaran akan membuat hasil belajar yang lebih baik. Hipotesis tersebut
perlu diuji dan dibuktikan dengan menguji cobakannya ke sasaran yang
dimaksudkan.
B. Rumusan
Masalah
Dalam makalah kami ini, membahas
mengenai evaluasi program media pembelajaran yang didalamnya mencapkup:
1.
Pengertian
evaluasi program media pembelajaran
2.
Macam-
macam evaluasi media pembelajaran
3.
Tahap-tahap
evalauasi media pembelajran.
C. Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan makalah
ini adalah :
1. Memenuhi salah satu tugas
terstruktur dalam mata kuliah Media Pembelajaran
2. Agar mahasiswa memahamidan mampu
dalam mengaplikasikan evaluasi media pembelajaran saat turun kelapangan
pendidikan nantinya
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Evaluasi Program
Media Pembelajaran
Evaluasi
program merupakan peroses atau upaya untuk melakukan pemberian, pengumpulan,
dan penyediaan informasi tentang suatu
program yang telah dibuat. Informasi ini nantinya akan dimanfaatkan sebagai
bahan pertimbangan bagi pengambilan keputusan dan menetukan kelanjutan dari
program tersebut.
S.
Sadiman, dkk (1996:174) adapun tujuan dari evaluasi ini adalah untuk mengetahui
sejauh mana media pembelajaran yang dibuat dapt mencapau tujuan yang telah ditentikan sebelumnya
B. Macam-macam mevaluasi media pembelajaran
Adapun
macam-macam evaluasi media media pembelajaran dapat kita bagi menjadi dua
bagian , yaitu :
1. Evaluasi Formatif
Prof.
Dr. H. Anwar, dkk (2002:1967) evaluasi formatif yaitu suatu proses untuk
mengumpulkan informasi tentang aktifitas
dan efesiensi penggunaan media yang digunakan dalam usaha mencapai tujuan yang
telah ditetapkan. Setelah mendaptkan data yang dibutuhkan, maka data tersebut
akan digunakan untuk memperbaiki dan menyempurnakan media yang bersangkutan
agar dapat digunakan lebih efektif dan efesien .
2. Evalusi Sumatif
Evalusasi
sumatif ini merupakan kelanjutan dari evaluasi formatif yang telah dijelaskan
diatas. Setelah data digunakan untuk memperbaiki dan menyempurnakan suatu
program evaluasi, kemudian data tersebut digunakan untuk menentukan apakah
media pembelajaran tersebut dapat digunakan atau tidak pada situasi dan kondisi
tertentu. Evaluasi semacam inilah yang idsebut sebagai evaluasi sumatif.
C. Tahap-tahap evaluasi
S.
Sadiman, dkk (1996:174) ada tiga tahap
dalam evaluasi formatif, yaitu evaluasi satu lawan satu (one to one) ,
evaluasi kelompok kecil (small group evaluation), dan evaluasi lapangan (field
evaluation).
1. Evaluasi Satu Lawan satu ( one tone)
Pada tahap ini dipilih dua orang
siswa atau lebih sebagai sampel yang dapat mewakili populasi target dari media
yang telah dibuat. Kedua siswa yang dipilih tersebut hendaknya salah satu dari
mereka adalah dianya yang memiliki kemampuan umum dibawah rat-rata, dan satu
orang lagi memiliki kemampuan umum diatas rata-rata.
Prosedur
pelaksanaannya adalah sebagai berikut :
a. Jelaskan kepada siswa bahwa anda
sedang merancang suatu media baru dan anda ingin mengetahui bagaimana reaksi
mereka terhadap media yang anda buat tersebut.
b. Katakana kepada siswa bahwa apabila
nanti mereka berbuat salah bukanlah karean kekurangan mereka tetapi karena
kekurangan media tersebut, sehingga perlu diperbaiki.
c. Usahakan siswa bersifat santai dan
bebas dalam mengemukaan pendapat meraka tentang media pembelajaran.
d. Berikan tes awal untuk mengetahui
sejauh mana kemampuan dan pengetahuan siswa terhadap topic yang dimediakan
e. Sajikan media dan catat berapa lam
waktu yang diperlukan siswa untuk menyajikan atau mempelajari media tersebut.
Catat pula bagaimana reaksi siswa dan bagian-bagian yang sulit untuk dipahami, apakah contohnya , penjelasannya,
petunjuk-petunjuknya, ataukan yang lain.
f. Berikan tes yang mengukur
keberhasilan media tesebut (pst
tes) dan
g. Analisis informasi yang terkumpul
Adapun
informasi yang akan didaptkan melaui tahap ini adalah kesalhan pemilihan kata atau uraian-uraian
yang tidak jelas, kesalahan dalam memilih
lambang visual, kurangnya contoh, terlalu banyak atau sedikitnya materi dan
sebagaianya. Berdasarkan informasi tersebut dapat dilakuka revisi sebelum
diujicobakan.
Jumlah
dua orang dalam kegiatan evaluasi ini adalah jumlah minimal, setelah selesai
kita bisa menggunakan pada banyak orang denga prosedur yang sama.
2. Evaluasi Kompok Kecil
Pada tahap ini media diuji cobakan
terhadap 10-20 orang siswa. Jika media
tersebut dibuat untuk siswa SMP kelas X maka pilihlah 10-20 orang siswa sari
kelas X tersbut. Pemilihan siswa sebanyak 10-20 orang ini dikarenakan jika kurang dari 10 data ynag akan didapatkan kurang dapat
menggambarkan populasi target. Sebaliknya jika lebih dari 20 orang, data yang
akan didapatkan melebihi yang anda
perlukan dan kurang bermanfaat untuk dianalisis dalam evaluasi kelompok
kecil ini.
Siswa
yang dipilh hendaknya siswa-siswa yang dapat mewakili karakteristik populasi.
Maka hendaknya sisw-siswa yang dipilih tersebut terdiri dari siswa yang kurang
pandai, sedang dan pandai, laiki-laki dan perempuan, berbagai usia dan latar
belakang.
Prosedur
pelaksanaannya, yaitu:
a. Jelaskan bahwa media tersebut berada pada tahap formatif dan membutuhkan
umpan balik untuk menyempurnakannya.
b. Berikan tes awal (pretes) untuk
mengukur kemampuan dan pengetahuan siswa tentang topic yang dimediakan
c. Sajikan media atau meminta kepada siswa untuk mempelajari media tersebut
d. Catat waktu yang diperlukan dan
semua bentuk umpan balik selama penyajian data
e. Serikan tes untuk mengetahui sejauh
mana tujuan dapat tercapai
f. Bagikan kuesioner dan minta siswa
untukmengisinya, bisa perlu isisdusikan
dengan siswa. Beberapa pertanyaan yang dapat dan perlu didiskusiakan dengan
siswa adalah : menarik atau tidaknya media tersebut, mengerti atau tidak siswa
terhadap materi yang disajikan oleh media tersebut, konsistensi tujuan dan
materi program
g. Analisis data yang terkumpul
Atas dasar
umpan balik semua ini media
disempurnakan.
3. Evaluasi Lapangan
Evaluasi lapangan atau Field
Evaluation adalah tahap akhir dari evalusi formatif yang perlu dilakukan. Dalam
melakukan evaluasi usakan situasi semirip mungkin dengan situasi yang
sebenarnya. Media yang telah dibuat tentunya telah mendekati kesempurnaan karna
telah melewati dua tahap evaluasi. Lewat
evaluasi lapangan ini media tersebut diuji kesempurnaanya. Dalam pelaksanaanya,
pilihlah 30 orang siswa dengan berbagai karkteristik ( tingkat kemampuan,
kelas, latar belakang, jenis kelamin, usia, kemajuan belajar dan sebagainya)
sesuai dengn\an karakteristik populasi sasaran.
Prosedur pelaksanaanya yaitu:
a. Pilih 30 siswa yang benar-benar
mewakli populasi target ( memiliki tingkatan kemampuan dan keterampilan yang
berbeda)
b. Jelaskan kepada sisewa tersebut maksufd uji lapangan dan apa
yang diharapkan pada akhir kegiatan. Usahakan siswa dalam keadaan relaks dan
berani mengemukaan pendapat/ penilaian. Jauakan annggapan bahwa kegiatan ini
merupakan kegiatan untuk menguji kema,puan siswa.
c. Lakukan tes awal untuk mengukur kemmpuan dan keterampilan siswa
terhadap materi yang akan diberikan
d. Sajikan media kepada siswa, bentuk
penyajian sesuia dengan rencana pembuatannya ( untuk kelompok besar, klompok
kecil atau kelompok mandiri)
e. Catat semua respon yang muncul dari siswa selama sajian
diberikan, demikain juga dengan waktu yang diberikan.berikantes untuk tes untuk
mengukur seberapa jauh pencapaian hasil belajar siswa setelah dajian media
tersebut. Hasil tes ini (post test) dibandingkan dengan hasil tes pertama (pre
test) akan menunjukkan seberpa besar efektif dan efesien media yang dibuat
tersebut
f. Berikan kosioner dan minta siswa
mengisi untuk mengetahui pendapat atau sikap mereka terhadap media tersebut dan
sajian yang diterimnaya
g. Ringkas dan analisis data-data yang
diperoleh dengan kegiatan-kegiatan tadi : kemampuan awal, sekor tes awal dan
tes akir, waktu yang diperlukan , perbaikan bagian-bagian yang sulit, dan
pengayaan yang diperlukan, kecepatan
sajian dan sebagaianya.
Atas dasar
ini lah media diperbaiki dan semakin disempurnakan.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Evaluasi
program media pembelajaran adalah peroses atau upaya untuk melakukan pemberian,
pengumpulan, dan penyediaan informasi
tentang suatu program yang telah dibuat. Informasi ini nantinya akan
dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan bagi pengambilan keputusan dan
menetukan kelanjutan dari program tersebut.
Adapun
tujuan dari evaluasi program media pembelajaran ini adalah untuk mengetahui sejauh mana media pembelajaran yang dibuat dapt mencapau
tujuan yang telah ditentikan sebelumnya.
Macam-
macam evaluasi terhadap media pembelajaran ada dua macam yaitu evaluasi
formatif dan evaluasi sumatif.
Evaluasi
formatif adalah evaluasi yang digunakan untuk mendapatkan data yang dibutuhkan
untuk melakukan penyempurnaan media pembelaran yanga kan digunakan. Sedangkan
evaluasi sumatif adalah ekelanjutan dari evaluasi formatif, setelah data
terkumpul melalui evaluasi formatif barulah media pembelajaran disempurankan
dan menentukan apakah media tersebut dapat diguankan pada situasi tertentu.
B. Saran
Dalam
penulisan makalah ini kami sebagai penulis dan penyaji makalah sadar akan
terdapatnya kekuranga pada makalah kami ini, oleh sebab itu kami memohon kepada
pihak-pihak terkait baik itu dosen pembimbing dan teman-teman PBK semester 5b
untuk dapat memberikan kritikan dan saran demi kebaikan kita bersama di waktu
yang akan dating. Atas perhatian, kritikan dan saran yang diberikankami ucapka
terima kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar